Air Terjun kakek Bodo Tretes

Air Terjun Kakek Bodo Tretes

Air Terjun Kakek Bodo TretesTretes adalah salah satu daerah wisata menarik di Jawa Timur, letaknya yang berada di antara kota Surabaya dan Malang ini adalah salah satu wisata favorit bagi masyrakat Jawa Timur. Di wilayah ini terdapat salah satu air terjun yang namanya cukup terkenal di kalangan wisatawan, yaitu air terjun Kakek Bodo. Air terjun ini terletak di desa Tretes kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan, letaknya kurang lebih 60 Km dari kota Surabaya dan jga kurang lebih 50 Km dari kota Malang. Posisi air terjun ini berada di ketinggian 850 m dari permukaan laut, dan dikelilingi bebatuan yang di sanggah oleh akar-akar liar pepohonan, sedangkan air terjun sendiri setinggi kurang lebih 40 meter. Untuk mencapai area air terjun, kita harus berjalan melalui jalan yang sudah lumayan bagus, tetapi yang pasti melalui banyak tanjakan dan dapat ditempuh kurang lebih 30 menit perjalanan. Di tempat ini juga terdapat area permainan yang mempunyai beberapa wahana yang cukup bagus untuk dinikmati bersama keluarga ataupun kerabat. Selain itu yang menjadi ciri khas tempat ini, atau wilayah Tretes adalah banyaknya orang yang menawarkan kuda untuk membawa Anda berkeliling di wilayah tempat ini. Untuk masalah wisata kuliner, ciri khas wilayah air terjun Kakek Bodo atau Tretes umumnya, banyak jajanan berupa jagung bakar dan beberapa minuman hangat. Selain itu di wilayah ini Anda dapat mencoba rasa khas daging kelinci yang memang banyak di tawarkan di warung-warung wilayah tempat ini berupa sate, tenang saja bagi Anda yang tidak berminat dengan sate kelinci dapat dipastikan para penjual sate tersebut juga menawarkan sate ayam dan kambing yang umum dijual didaerah Anda. Kembali ke air terjun Kakek Bodo, Nama Kakek Bodo bermula dari seorang kakek yang di sebut dengan kakek bodoh ( bodo ). Makam Kakek Bodo terletak di tengah areal Wana Wisata Air Terjun Kakek Bodo, yang termasuk wilayah Desa Tretes. Di dalam areal yang memuat fasilitas wisata air terjun, tempat berkemah, dan kolam renang ini. Menurut cerita penduduk setempat, Kakek Bodo adalah pembantu rumah tangga di sebuah keluarga Belanda. Dikenal sebagai orang yang saleh dan jujur. Kemudian ia meninggalkan keluarga majikannya untuk mensucikan diri dari masalah keduniawian, dengan cara bertapa. Karena sikapnya ini, keluarga Belanda yang ditinggalkannya menyebutnya sebagai kakek yang bodoh (Kakek Bodo). Namun berkat bertapanya, sang kakek memiliki kelebihan berupa kesaktian. Kesaktian ini pun digunakan untuk membantu masyarakat setempat yang meminta pertolongan. Sang kakek pun meninggal di tempat bertapanya, yang terletak tidak jauh dari air terjun, dan makamnya hingga kini dikeramatkan oleh penduduk setempat.