Bangun Akses ke Candi Jawar

Candi Jawar

Candi JawarCandi jawar yang berada di kaki Gunung Semeru, tepatnya di Dusun Kaliputih, Desa Mulyosari, Kecamatan Ampelgading punya potensi besar bila di kembangkan sebagai destinasi wisata. Sayangnya, meski Candi Jawar sudah ditemukan sejak 1982, belum banyak orang mengenal candi peninggalan Majapahit tersebut. Hambatan terbesarnya adalah soal akses jalan yang buruk. Untuk menuju ke Candi Jawar, pengunjung harus melalui jalur offroad sepanjang tiga kilometer. Badan jalan akses hanya berupa hamparan tanah yang diselimuti pasir yang tebal. Apalagi, kondisi jalan menanjak dengan kemiringan hingga 30 derajat. Parahnya lagi, lebar jalan hanya cukup untuk satu mobil. Ini menjadi masalah ketika ada dua mobil bersimpangan.

Kepala Dinas Bina Marga Pemkab, Malang Muhammad Anwar mengatakan, Pemkab Malang sebenarnya sudah mulai melakukan perbaikan pada jalan akses menuju Candi Jawar. Terakhir, program tersebut dilakukan pada Tahun 2013, dimana Dinas Bina Marga melakukan betonisasi pada jalan akses, terutama yang berada di dalam kawasan pemukiman. “Kami lakukan secara bertahap. Jalan akses ke Candi Jawar akan kami programkan untuk tahun anggaran 2015 nanti,” kata dia.
Anwar mengatakan betonisasi dianggap sebagai pilihan tepat untuk akses jalan menuju Candi Jawar.”Sebab, dengan kontur tanah yang menanjak seperti itu, cocoknya ya dengan beton,” kata dia. Jika menggunakan aspal, jalan dianggap tidak akan bertahan lama alias cepat rusak. Ini juga terjadi pada beberapa titik jalan menuju Candi Jawar yang sudah beraspal, tapi mulai rusak dan berlubang. Untuk betonisasi, estimasi awalnya dana yang dibutuhkan sebesar Rp 700 juta.