Banyak “Caleg” Merusak Pemandangan

Banner Kampanye

Banner KampanyeMenjelang pemilu legislatif (Pileg) pada 9 April mendatang para calon-calon legislatif di wilayah Kota Malang dan Batu semakin aktif dan menebar pesona, masalahnya yang dilakukan para caleg sangat merusak pemandangan. Hal tersebut dapat dilihat banyaknya baliho, banner dan lain-lain yang menempel di kanan kiri jalan, julukan para caleg ini sekarang adalah “hantu pohon” karena gambar mereka yang menempel di pohon. Meskipun satuan pamong praja Kota Malang dan Batu sudah beberapa kali memprotoli gambar-gambar caleg yang dianggap melanggar peraturan, tetapi para caleg tetap saja kembali memasang gambar mereka di pohon-pohon tersebut. Para caleg seolah-oleh tidak peduli dengan pemandangan atau keindahan kota akibat gambar narsis mereka yang dipajang tersebut. Apalagi pohon-pohon tersebut merupakan mahluk hidup yang tidak pantas di rusak dengan menempelkan sesuatu ditubuh mereka dengan cara dipaku. seperti diketahui sejeak tanggal 16 Maret para tim sukses calon-calon legislatif berbondong-bondong memasang gambar calonnya masing-masing, ada dengan menggunakan bambu, ada juga tali atau kawat yang mengikatkan gambar, ada juga yang paling jahat dengan memaku pohon di pinggir jalan yang akan ditempel para calonnya. Pada dasarnya menempel gambar calon legislatif dipohon sudah dilarang keras, dengan adanya perwali No. 23 / 2012 tentang pedoman penataan atribut parpol dan peserta pemilu. Semoga hal tersebut disadari para calon pemimpin negara ini, dan mereka lebih mementingkan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi. Dan semua berharap pemerintah memberi arahan atau perlu hukuman dengan tegas bagi para calon yang melanggar peraturan, agar kota Malang dan Batu layak disebut kota wisata dan tidak dirusak dengan adanya pemilihan ini. Maju terus Pariwisata Malang dan Batu !!!