Diyakini Ada Air Suci di Pantai Ngliyep

Air Suci Pantai Ngliyep

Air Suci Pantai NgliyepDiyakini ada air suci di pantai Ngliyep, tepatnya berada di Sendang Kamulyan yang memang banyak dijadikan wisata religi oleh para pengunjung. Kenapa disebut air suci, kaena konon air ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit, kembali lagi dari segi kepercayaan dari orang masing-masing. Hal tersebut menjadi satu daya tarik tersendiri bagi pengunjung, karena selain berwisata kita dapat juga mencoba air suci tersebut, atau hanya melihat para pengunjung lain meng konsumsi air suci tersebut. Memang Pantai Ngliyep semakin banyak dikunjungi wisatawan dalam beberapa bulan belakangan, selain karena air suci nya juga dikarenakan digabungnya pintu masuk atau loket dari Pantai Ngliyep ini. Jika dulu pengunjung harus melewati 2 loket masuk untuk menikmati objek wisata ini, sekarang atau tepatnya pada bulan Juli lalu hanya menjadi 1 loket masuk. Dengan 1 loket masuk pengunjung sudah dapat menikmati beberapa destinasi wisata antara lain Sendang Kamulyan yang terkenal dengan air sucinya, Teluk Putri, Gunung Kombang, Bukit Cinta Kasih dll.

Ciri Khas dan kelebihan Pantai Ngliyep.

Pantai Ngliyep mempunyai pemandangan yang indah dengan hamparan pasir putih lembut dan area ini ditumbuhi pohon-pohon yang rindang. Selain itu pantai yang mempunyai luas 10 ha ini mempunyai fasilitas yang lumayan lengkap dengan adanya penginapan, toilet umum, lahan parkir dll. Para pengunjung juga dapat menikmati sunset atau matahari terbenam di Gunung Kombang yang masih satu wilayah dengan objek wisata ini. Sambil menunggu sunset pengunjung juga dapat mencari kerang atau binatang laut lainnya yang tersesat di air dangkal ketika air laut surut. Tetapi tetap berhati-hati karena mau bagaimana pun pantai ini masih area pantai selatan yang terkenal dengan mistis nya, dengan legenda Ratu Pantai Seletan atau Nyi Roro Kidul karena dari itu semua pantai selatan sangat kental dengan mitosnya yang selalu menelan korban kapan pun setiap tahunnya.

Setiap tanggal 14 bulan Maulud (Rabiulawal), pantai Ngliyep akan lebih ramai dari hari biasa karena selalu diadakan acara labuhan. Yaitu satu acara dengan melarung saji ke tengah laut sebagai rasa syukur terhadap rezeki dan berkah juga memohon kesejahteraan serta dijauhkan dari hal buruk, upacara ini ditujukan kepada Ratu Pantai Selatan atau Nyi Roro Kidul. Awal cerita upacara Labuhan ini pertama kali dilaksanakan untuk menghindarkan wabah penyakit yang melanda penduduk desa setempat. Peristiwa wabah penyakit menular bagi masyarakat Jawa biasa disebut dengan istilah Pagebluk. Pagebluk di Desa Kedungsalam itu terjadi sekitar tahun 1913, dan tersebutlah seorang sesepuh desa bernama Mbah Atun yang mendapat mimpi untuk menggelar upacara Labuhan di pantai, demi keluar dari pagebluk itu. Pada upacara Labuhan setiap tanggal 14 Maulud itu, dilarung pula kepala kambing atau sapi sebagai sesaji. Upacara ini dilaksanakan oleh penduduk desa setempat, dengan iringan kesenian Jaranan sepanjang jalan menuju pantai. Iringan-iringan orang mengenakan baju tradisional Jawa dan membawa sesaji itu kemudian berjalan menuju Gunung Kombang, kurang lebih 300 meter dari bibir pantai.

Benarkah ada Air Suci di Pantai Ngliyep, Anda penasaran bukan ?