Mangrove dan Kepiting Sendang Biru

mangrove sendang biru

Pantai Sendang BiruMangrove dan Kepiting Sendang Biru ?Pantai Sendang Biru dahulu mempunyai hutan mangrove yang tumbuh lebat, tetapi hutan tersebut sedikit demi sedikit digunduli oleh warga dan pada tahun 1997 hilang tanpa jejak. Ada yang menjadikan kayu bakar, ada sebagai pelengkap bangunan, ada juga yang dibikin areal pertambakan padahal manfaat dari hutan mangrove sendiri sangat besar. Manfaat dari mangrove sendiri adalah mengurai polusi, sebab tanaman ini mampu mengurai CO2 (karbondioksida) menjadi oksigen(O2), Mangrove juga bisa mnejadi garis pantai dari abrasi air laut, bisa juga mengurangi dampak badai siklon, bahkan sanggup mengurangi dampak sunami. Dan tak kalah pentingnya, mangrove dapat menjadi habitat subur bagi plankton dan plankton akan membuat betah ikan kecil-kecil dan ikan kecil kecil inilah yang menjadi makanan kepiting. Karena itu dengan banyaknya mangrove akan terkait langsung dengan pembudidayakan kepiting.

Sudah beberapa waktu yang lalu mangrove kembali ditanam oleh para warga yang diprakasai oleh pak Saptoyo (Jawa Pos Radar Malang Sabtu 7 Desember 2013), sampai sekarang kabarnya hutan tersebut sudah mencapai 40 hektar. Meskipun masih jauh dari sebelum hutan mangrove di Sendang Biru hilang yang mencapai 100 hektar lebih, para warga ini bertekad menjadikan area ini kembali dikelilingi hutan mangrove yang lebat. Para warga yang jumlahnya hanya sekitar 40 orang ini bertekad akan membangun wisata mangrove dan konon mereka juga sudah menyiapkan rute wisata hutan mangrove diwilayah ini.  Menurut Pak Saptoyo, wisata hutan mangrove yang akan Insyaallah ada di Sendang biru akan berbeda dengan wisata mangrove yang sebelumnya ada di Indonesia, karena semua wisata magnrove di Indonesia tracknya dengan jalan kaki, tetapi di tempat ini wisatawan dapat berkeliling menggunakan perahu dayung dengan jarak tempuh kurang lebih 2 km. Apabila cita-cita dari Bapak Saptoyo dan beberapa warga tersebut menjadi kenyataan, alangkah indahnya objek wisata ini karena selain mempunyai hutan mangrove para wisatawan juga dapat menyaksikan budidaya kepiting yang unik dan langkah. Semoga cita-cita dari Bapak Saptoyo dan beberapa warga ini menjadi kenyataan dan Pantai Sendang Biru menambah opsi bagi wisata di Malang.