Pantai Mondangan, Hawaii nya Kabupaten Malang

Pantai Mondangan Malang

Pantai Mondangan MalangKeindahan wisata pantai yang ada di Kabupaten Malang memang layak dijadikan referensi bagi para wisatawan. Salah satunya adalah pantai Mondangan, yang berada di dusun Sumberejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Donomulyo. Jika ingin mengunjungi pantai Pantai Modangan, anda bisa menempuhnya dengan berbagai cara. Angkutan umum salah satunya. Dari pusat kota, lokasi Pantai Mondangan bisa ditempuh dalam durasi waktu kurang lebih dua setengah jam. Jaraknya sekitar 70 kilometer.  Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari kendaraan umum yang menuju kecamatan Donomulyo, tepatnya Sumberejo. Selanjutnya, dari Desa Sumberejo, carilah angkutan umum yang langsung menuju lokasi Pantai Mondangan. Jika ditotal setidaknya kocek yang harus dirogoh sebesar Rp 30 ribu. Murah kan ?Atau Lebih nyaman lagi Anda dapat menggunakan jasa sewa mobil di Malang !!! Menyusuri Pantai Mondangan adalah hal yang sangat mengasyikkan. Itu yang dirasakan wartawan Wisata Plus yang beberapa waktu lalu mengunjungi objek wisata tersebut. Hamparan laut yang dibentengi pasir pantai adalah pesonanya. Disana para wisatawan menikmati lembutnya pasir pantai yang bentuknya mirip mutiara. Selain itu pengunjung bisa menyaksikan kekokohan tebing yang berada di ujung pantai. Kenikmatan akan semakin bertambah jika semilir angin menerpa wajah para pengunjung. Tak heran, disekitar lokasi banyak pengunjung yang terlelap dan kemudian selonjoran dibawah pepohonan yang rindang. Menurut salah seorang pengunjung. Pantai Mondangan mirip dengan pantai di kepulauan Haawaii.

           Asal usul Pantai Mondangan Menurut Kepala Desa Sumberoto Urip Sunardi asal muasal nama Pantai Mondangan berawal dari kisah sejarah kerajaan Majapahit. Berawal ketika pasukan kerajaan Majapahit mengejar gerombolan musuh dari Pacitan, Ponorogo dan Mentaraman. Gerombolan musuh itu disinyalir melarikan diri ke pantai yang berada di desa Sumberoto itu.  Dalam kisahnya gerombolan tersebut lantas singgah, makan dan beristirahat disekitar bibir pantai. Mereka pun menikmati keindahan pantai yang dulunya masih alami itu. Disitulah mereka lantas ditemukan oleh pasukan Majapahit. “karena makan, maka tempat itu disebut Mondangan. Dalam bahasa Jawa, Mondangan berarti makan,” terangnya. Komunitas itulah yang menjadi cikal bakal perintis kawasan tersebut. Istilahnya dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai sing mbabat alas desa sumberejo. “Hingga saat ini kawasan tersebut lantas di kenal sebagai Pantai Mondangan,” lanjutnya. Dalam melakukan perjalanan, wisatawan akan disuguhi keramahan warga desa serta indahnya panorama alam yang masih asli. Masyarakat sering mendapat berkah jika ada wisatawan. Lantaran, wisatawan tersebut sering membeli barang dagangan milik warga masyarakat. Masyarakat di kawasan Pantai Mondangan mayoritas bermatapencaharian sebagai petani. Menurut Sukar Susanto, warga Dusun panggung Waru, desa Sumberoto kebanyakan penduduk menekuni pertanian gandum. Masyarakat juga banyak yang bercocok tanam pisang dan kapuk. “Saya sambil menunggu panen terkadang memborong kapuk mas,” ujarnya. Sugito juga warga dusun Sumberoto juga bercocok tanam ubi jalar. Sugito juga bercocok tanak pisang. Setandan seharga tujuh ribu. Sayangnya perhatian pemerintah kabupaten Malang terhadap Pantai Mondangan terkesan setengah-setengah. Itu dari minimnya sarana dan prasarana dilokasi pantai Mondangan.