Wisata Religi di Malang

Wisata Religi di Malang

Wisata Religi di MalangWisata Religi di Malang. Selain sebagai tujuan wisata keluarga dengan berbagai wisata alam dan modern nya wilayah Malang Raya juga dijadikan sebagai tujuan wisata religi oleh beberapa orang. Ada juga yang datang ke Malang dengan tujuan berwisata bersama keluarga menyempatkan diri untuk mengunjungi beberapa tempat wisata religi yang memang tidak dapat ditemui di kota lainnya. Memang wisata religi di Malang atau di tempat-tempat lainnya mempunyai khas masing-masing dan berbeda satu dengan lainnya. Kebanyakan dari beberapa wisatawan yang datang untuk berwisata religi, karena ingin mengetahui secara langsung objek wisata tersebut dan sekalian berdo’a dan sembahyang di tempat tersebut.

Berikut objek wisata religi di Malang yang banyak dikunjungi

1. Masjid Tiban Turen bagi wisatawan beragama Islam.

Masjid Tiban Turen berada di Jalan KH Wahid Hasyim, Gang Anyar RT 27 RW 06 Desa Sanarejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Menurut cerita masjid ini dibangun oleh jin, karena ketika proses pembangunannya hanya dibangun semalam saja, maka dari itu masjid ini diberi nama masjid jin. Tetapi terlepas dari benar tidaknya cerita itu, masjid ini memang mempunyai daya tarik dengan arsitektur timur tengah. Masjid ini milik Pondok Pesantren Syalafiyah Bihaaru Bahri’ Asali Fadlaairil Rahmah, yang didirikan oleh KH Ahmad Bahru Mafdlaluddin Sholeh Al Mahbub Rahmat Alam atau yang umum dikenal Romo Kiai Ahmad. Di area ponpes pun juga mempunyai arsitektur dengan tujuh lantai, dan di setiap temboknya terdapat kaligrafi arab, dan juga terdapat kolam renang dilengkapi dengan perahu yang khusus dinaiki anak-anak. Selain berwisata dan sholat atau sekedar berdo’a di Masjid Tiban para pendatang dapat berziarah di makam Romo Kiai Ahmad yang merupakan pendiri masjid dan pondok pesantren ini.

2. Gunung Kawi bagi Tionghoa.

Tempat ini selain menyuguhkan pemandangan pegunungan yang amat Indah, Anda dapat melihat juga pemandangan berbagai bangunan mirip di negeri tiongkok jaman dahulu. Sebenarnya keunikan Gunung Kawi karena disini tersedia tempat berdo’a lebih dari satu agama, disebelah kiri anda berdiri pengunjung yang tengah asyik mempersiapkan sesajian bunga tujuh rupa dan dupa. Sedangkan disebelah kanan anda, ada seorang konghucu yang tengah sibuk melakukan ritual ciam sie. Didepan anda, mungkin anda bisa menyaksikan puluhan orang tengah bertasbih duduk bersila. Ada juga dibelakang antrian anda rombongan keluarga katolik sedang menunggu untuk ikut memanjatkan doa dihadapan makam, Anda akan merasakan kemajemukan beragama itu amat-sangat-kental disini. Tetapi kebanyakan yang datang ke tempat ini adalah masyarakat Tionghoa, yang bertujuan berdo’a untuk mencari kelancaran usaha, jodoh dan lain-lain.

3. Pura Luhur Poten di Lautan Pasir Gunung Bromo bagi masyarakat Hindu.

Siapa tidak tahu Gunung Bromo ?pasti semua mengetahuinya, karena tempat ini merupakan objek wisata terkemuka di Jawa Timur bahkan Indonesia. Tetapi Anda mungkin belum mengetahui Pura Luhur Poten yang tepat berada di depan Gunung Bromo, apabila Anda melakukan perjalanan ke Gunung Bromo atau sekedar menikmati Bromo sunrise yang sangat terkenal, maka dapat dipastikan melewati tempat ini. Tempat ini merupakan pusat kegiatan masyarakat Bromo atau suku Tengger, dari Hari Raya Karo, Unan-unan dan Upacara Kasada dilaksanakan di Pura ini. Tidak sedikit umat Hindu lainnya dari luar suku Tengger datang kesini untuk sembahyang, di hari-hari besar agama Hindu maupun di luar hari besar. Kebanyakan  dari masyarakat yang beragama Hindu datang kesini selain ingin menikmati keindahan Gunung Bromo juga menyempatkan diri untuk berdo’a di tempat ini.

Sekian beberapa tempat di wilayah Malang yang selain ditujukan sebagai tempat berwisata juga dapat di gunakan untuk berdo’a menurut agama masing-masing. Selain itu disekitar Malang masih banyak terdapat beberapa objek wisata religi, seperti Makam Sunan Ampel di Surabaya, Makam Bung Karno Blitar, Posarang Kediri Dll. Alangkah baiknya ketika Anda datang ke suatu kota untuk beriwisata, menyempatkan diri untuk ke objek wisata religi untuk sekedar berdo’a. Semoga Informasi Wisata Religi di Malang ini bermanfaat bagi Anda.

Referensi : wikipedia.org