Wisata Selecta Sementara Tutup Karena Debu Kelud

Taman Rekreasi Selecta

Taman Rekreasi SelectaMeletusnya gunung Kelud juga berimbas kepada pariwisata di Kota Wisata Batu, bahkan ada beberapa hotel terutama diwilayah bagian barat Kota Wisata Batu memilih tutup sementara karena masih tebalnya abu vulkanik dari meletusnya gunung Kelud. Taman Rekreasi selecta salah satu objek wisata yang terpaksa juga harus tutup, untuk pertama kali letusan gunung membuat objek wisata yang sudah berdiri sejak tahun 1930 itu tidak beroperasi. Hal tersebut disebabkan karena sebagian besar lahan di area wisata ini tertutup abu vulkanik, begitu juga dengan pusat inti objek wisata ini yang berupa kolam renang yang hampir total berwarna putih karena ditutup abu. Sebenarnya pada awalnya pihak pengelola Taman Rekreasi Selecta berupaya membersihkan abu vulkanik tersebut, tetapi ternyata untuk pembersihan tidak muda dan memerlukan waktu yang cukup lama, selain itu setelah dibersihkan pun abu tersebut akan menebal kembali karena memang abu tersebut terus datang. Pihak pengelola belum tahu sampai kapan menutup Taman Rekreasi ini, karena memang karena abu vulkanik ini Taman Rekreasi tersebut tidak layak dikunjungi, kemungkinan paling dekat dibuka tiga hari kedepan dan semua berharap abu tersebut berhenti datang agar para pengelola wisata tidak mengalami kerugian terlalu banyak, dan para wisatawan dapat mengunjungi wisata di Kota Batu seperti biasa. Selain itu hotel Selecta juga ditutup sementara karena masih tebalnya abu yang menutup banyak bagian. Selain itu banyak boking tamu yang dibatalkan karena memang hotel tersebut belum layak untuk di tempati. Selain objek wisata dan hotel Selecta ada beberapa objek wisata yang positif ditutup karena serangan abu vulkanik, Seperti objek wisata Songgoriti dan beberapa desa Wisata, untuk bagian menengah dan timur masih relatif aman dan buka seperti biasa yaitu Jatim Park dan BNS Semoga semua mendapat hikmah dari bencana ini, dan secepatnya kota beserta warga yang terkena bencana secepatnya hidup normal kembali. AMIN.